MANADOPOST.ID– LSM Rakyat Anti Korupsi (RAKO) meminta Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara untuk sementara menonaktifkan Kepala SMAN 9 Manado Hendra Massie SPd dari jabatannya.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua LSM RAKO Harianto Nanga SPi. RAKO menilai langkah itu perlu dilakukan guna menjaga stabilitas dan nama baik sekolah di tengah berbagai persoalan yang saat ini mencuat.
Menurut Harianto, sejumlah masalah yang terjadi di lingkungan SMAN 9 Manado diduga tidak terlepas dari peran maupun tanggung jawab kepala sekolah sebagai pimpinan lembaga pendidikan tersebut.
"Kami khawatir lama-kelamaan karena dugaan perbuatan yang dilakukan HM akan berpengaruh terhadap citra sekolah," kata Harianto.
Ia menegaskan, SMAN 9 Manado selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah yang memiliki banyak prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Karena itu, berbagai persoalan yang berkembang saat ini perlu disikapi secara bijaksana oleh instansi terkait.
Menurutnya, langkah penonaktifan sementara dapat menjadi solusi agar proses klarifikasi maupun penanganan persoalan yang ada dapat berjalan secara objektif tanpa mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.
"SMAN 9 Manado adalah sekolah yang banyak prestasi. Dinas Pendidikan Daerah Sulut harus bijak menyikapi persoalan yang ada," tambah Harianto.
RAKO berharap Dikda Sulut dapat segera mengambil langkah yang dianggap perlu sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan di Sulawesi Utara. (*)
Editor : Gregorius Mokalu