MANADOPOST.ID-Kebakaran lahan dan alang-alang di Kota Manado kembali menunjukkan angka tinggi sepanjang Agustus 2026. Hingga 1 September 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado mencatat 182 kejadian kebakaran lahan dan alang-alang selama bulan Agustus.
Kecamatan Mapanget menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni mencapai 64 kasus. Disusul Bunaken Darat 22 kasus, Malalayang 19 kasus, Paal Dua 16 kasus, Wanea 15 kasus, Singkil 14 kasus, Tikala 13 kasus, Tuminting 6 kasus, Wenang 3 kasus dan Sario 1 kasus. Sementara Bunaken Kepulauan tercatat nihil.
Dari catatan petugas, sebagian kejadian juga melibatkan material yang mudah terbakar, seperti tumpukan sampah, kayu, kertas hingga ban.
Selain kebakaran lahan, petugas Damkar juga harus menangani sejumlah kebakaran bangunan dan kendaraan sepanjang Agustus yang berjumlah 13.
Di antaranya kebakaran gereja, rumah warga, empat unit rumah di kawasan Casa De Viola Grand Kawanua, tiga unit rumah di Molas, hingga gudang material kayu di Kampus Politeknik Buha pada 31 Agustus.
Kepala Dinas Damkar Kota Manado, Jimmy Rotinsulu mengungkapkan, alang-alang masih menjadi salah satu objek yang paling banyak terbakar. Kondisi ini semakin rawan di tengah musim kering dan fenomena El Nino.
Dia juga menyampaikan bahwa salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah medan kebakaran yang sulit dijangkau armada.
"Pada lokasi tertentu, mobil pemadam tidak bisa masuk sehingga petugas terpaksa membentangkan selang dalam jarak yang cukup jauh untuk mencapai titik api," ungkapnya.
Meski demikian, Damkar memastikan seluruh laporan kebakaran yang masuk tetap ditindaklanjuti.
“Puji syukur sampai sekarang masih kita layani setiap kebakaran. Intinya adalah laporan masyarakat,” kata Rotinsulu.
Masyarakat diminta segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan 112 atau langsung ke Dinas Pemadam Kebakaran di nomor 0431-864444.
Dirinya juga mengingatkan warga agar tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama dalam kondisi musim kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merembet ke lahan kering dan memicu kebakaran yang lebih luas.
“Jangan membakar sampah karena ini musim El Nino. Hal itu dapat membahayakan dan memicu kebakaran lahan maupun hutan,” tegasnya.
Berdasarkan data Dinas Damkar, jumlah total kejadian kebakaran di Bulan Agustus, baik itu bangunan dan non bangunan yakni 195. (lak)
Editor : Livrando Kambey