Pastikan Cakupan Imunisasi Anak Sekolah Tercapai, Wujudkan Generasi Minsel Sehat dan Berdaya Saing

Asyer Rokot • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 16:42 WIB
TINJAU LANGSUNG: Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, meninjau pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 di SD Negeri 2 Amurang, Senin (3/8).
TINJAU LANGSUNG: Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, meninjau pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 di SD Negeri 2 Amurang, Senin (3/8).

 

MANADOPOST.ID-- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, meninjau langsung pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 di SD Negeri 2 Amurang, Senin (3/8). Peninjauan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam memastikan program imunisasi bagi anak usia sekolah berjalan optimal.

Program BIAS merupakan agenda nasional yang bertujuan meningkatkan cakupan imunisasi pada anak usia sekolah sehingga mampu memperkuat dan mempertahankan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Dalam pelaksanaannya, program ini tidak hanya memberikan perlindungan kepada setiap anak, tetapi juga membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga mampu menekan penyebaran penyakit, mencegah potensi wabah, serta melindungi masyarakat yang tidak dapat menerima vaksin karena alasan medis.

Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat berbagai program kesehatan sebagai bagian dari misi pembangunan daerah untuk mewujudkan transformasi sosial melalui sumber daya manusia yang sehat, berdaya saing, serta berbudaya Pancasila.

Komitmen tersebut sebelumnya ditandai dengan pelaksanaan Launching Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 pada 31 Juli 2026. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh imunisasi lengkap dan berkualitas guna mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Menurut Bupati, keberhasilan pelaksanaan BIAS tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Kesehatan, puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, tenaga pendidik, orang tua, hingga seluruh elemen masyarakat. 

"Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi sekaligus mendukung tercapainya target cakupan BIAS Tahun 2026," ujarnya.

Dengan cakupan imunisasi yang optimal, pemerintah berharap lahir generasi Minahasa Selatan yang sehat, cerdas, tangguh, dan memiliki daya saing tinggi sebagai modal utama pembangunan daerah di masa depan.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Arthur Tumipa, Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga Kepala BKPSDM Sonny Makaenas, Kepala Dinas Kesehatan dr. Wiwin Opod, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Frely Turangan, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Kepala SD Negeri 2 Amurang beserta guru dan tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, serta para siswa. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot
BIAS 2026 SD Negeri 2 Amurang FDW