MANADOPOST.ID—Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmpp) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah ritel modern, baru baru ini.
Salah satu ritel yang disidak adalah Indomaret di Desa Wioi, Kecamatan Ratahan Timur.
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan produk susu yang telah kedaluwarsa namun masih dipajang di rak penjualan.
Kepala Diskopukmpp Mitra Franky Wowor Ssos menyatakan pihaknya harus bertindak tegas karena pengawasan barang beredar merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi instansi yang ia pimpin.
“Kami harus bertindak tegas karena pengawasan barang beredar salah satu tupoksi instansi, dan kali ini didapati adanya produk susu yang sudah kedaluwarsa tapi masih ada di pajangan,” ujarnya usai pelaksanaan sidak.
Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, Diskopukmpp langsung menutup sementara operasional Indomaret yang bersangkutan.
"Penutupan ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen agar tidak dirugikan oleh produk yang tidak layak konsumsi," tukasnya.
Wowor menegaskan sidak semacam ini akan terus dilakukan secara rutin di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara.
"Fokus pengawasan akan dimulai dari wilayah ibu kota Mitra dan akan menyasar seluruh ritel modern yang beroperasi.
Kami akan melakukan sidak di seluruh ritel yang ada di Mitra dan dimulai dari wilayah seputaran Ibu Kota Mitra. Kami juga berharap pihak ritel untuk kooperatif jika didatangi jajaran Diskopukmpp Mitra,” tambahnya.
Langkah tegas Diskopukmpp ini mendapat apresiasi dari masyarakat, mengingat pentingnya perlindungan terhadap konsumen dalam memperoleh produk yang aman, sehat, dan sesuai standar.
"Temuan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha agar lebih teliti dan bertanggung jawab dalam menata barang dagangan, terutama yang menyangkut tanggal kedaluwarsa. Upaya pengawasan ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Mitra dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di bidang perdagangan dan perlindungan konsumen," tandasnya. (ryn)
Editor : Angel Rumeen