Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Investasi di Minut Tumbuh Positif, Triwulan I 2026 Capai Rp779 Miliar

Ridel Palar • Kamis, 7 Mei 2026 | 16:17 WIB
Joune Ganda
Joune Ganda

 

 

MANADOPOST.ID — Di tengah ketidakpastian ekonomi global serta dampak kebijakan efisiensi anggaran, realisasi investasi di Kabupaten Minahasa Utara justru menunjukkan tren positif pada triwulan pertama tahun 2026.

 

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Joune Ganda, SE, MAP, MM, MSi dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH, MH berhasil mencatat capaian investasi sebesar Rp779.180.472.263 atau 39,95 persen dari target investasi tahun 2026 sebesar Rp1,95 triliun.

 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Minut, Richard J.H. Dondokambey, SSTP, MAP mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif terhadap iklim investasi di Minahasa Utara.

 

“Persentase nilai realisasi investasi triwulan I tahun 2026 mencapai 39,95 persen dari target yang telah ditetapkan,” ujar Dondokambey, Selasa (5/5/2026).

 

Ia menjelaskan, total proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada periode tersebut mencapai 530 proyek. Rinciannya, PMDN sebanyak 437 proyek dan PMA sebanyak 93 proyek.

 

Sementara untuk penyerapan tenaga kerja tercatat sebanyak 773 orang, terdiri dari 474 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 299 tenaga kerja asing (TKA).

 

Dondokambey menambahkan, lima sektor usaha dengan kontribusi investasi terbesar pada triwulan I 2026 yakni sektor pertambangan sebesar Rp429,9 miliar, listrik gas dan air Rp141,8 miliar, hotel dan restoran Rp75,5 miliar, industri makanan Rp42,1 miliar serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp38,7 miliar.

 

Sedangkan untuk investasi asing, Singapura menjadi negara dengan nilai investasi terbesar di Minahasa Utara mencapai Rp435,6 miliar, disusul Hongkong RRT sebesar Rp10,9 miliar dan Republik Rakyat Tiongkok Rp4,6 miliar.

 

Menurutnya, pertumbuhan investasi di Minahasa Utara selama tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan bahkan melampaui target.

 

“Capaian ini tidak lepas dari arahan dan kebijakan Bupati dan Wakil Bupati yang terus mendorong pelayanan prioritas berbasis digital, profesional, akuntabel dan bebas pungli bagi para investor,” jelasnya.

 

Sementara itu, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menyampaikan optimismenya terhadap capaian investasi daerah yang dinilai semakin memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai salah satu daerah cepat tumbuh di Sulawesi Utara.

 

“Capaian ini menunjukkan Minahasa Utara masih menjadi daerah yang sangat diminati investor, baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Joune Ganda.

 

Menurutnya, stabilitas iklim usaha serta kemudahan pelayanan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi faktor penting dalam menarik investasi masuk ke daerah tersebut.

 

“Semua proses perizinan dan administrasi dapat dilakukan secara cepat di satu tempat melalui MPP. Ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mendorong peningkatan investasi,” ujarnya.

 

Joune Ganda optimistis target investasi tahun 2026 dapat tercapai bahkan berpotensi melampaui target seperti dua tahun sebelumnya.

 

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar terus memberikan kemudahan pelayanan kepada investor dan menghindari praktik birokrasi rumit maupun pungutan liar yang dapat menghambat masuknya investasi ke Minahasa Utara.(Del)

 

Editor : Ridel Palar
#Investasi #Pemkab Minahasa Utara