MANADOPOST.ID-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara melaporkan perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Januari 2024. Berdasarkan data, NTP tercatat sebesar 115,88, naik 2,69 persen dibandingkan Desember 2023. Kenaikan ini mengindikasikan adanya peningkatan daya beli petani akibat naiknya harga hasil produksi yang diterima petani.
Peningkatan NTP dan NTUP
- Nilai Tukar Petani (NTP): 115,88 (Naik 2,69%)
- Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP): 116,18 (Naik 1,49%)
Kenaikan NTP ini didukung oleh peningkatan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 1,91 persen menjadi 135,73, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) mengalami penurunan sebesar 0,76 persen menjadi 117,13.
Penurunan harga yang dibayar petani dan peningkatan harga jual hasil pertanian menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan NTP.
Perkembangan NTP Menurut Subsektor
Berdasarkan subsektor pertanian, hortikultura menjadi penyumbang tertinggi kenaikan NTP, diikuti oleh subsektor lainnya sebagai berikut:
- Hortikultura (NTPH): 168,53 (Naik 9,48%)
- Peternakan (NTPT): 106,72 (Naik 1,62%)
- Perkebunan Rakyat (NTPR): 108,19 (Naik 1,60%)
- Tanaman Pangan (NTPP): 113,77 (Naik 1,59%)
- Perikanan (NTPP): 105,34 (Naik 0,28%)
Kenaikan signifikan pada subsektor hortikultura menunjukkan besarnya permintaan terhadap komoditas sayur-sayuran dan buah-buahan lokal.
Tren Perkembangan NTP Selama Satu Tahun
Jika dilihat secara tren, NTP Sulawesi Utara menunjukkan peningkatan konsisten sejak awal tahun 2023:
- Januari 2023: 104,78
- Desember 2023: 112,84
- Januari 2024: 115,88
Ini menandakan perbaikan kondisi ekonomi petani secara bertahap, meskipun beberapa subsektor seperti perikanan mengalami kenaikan yang lebih lambat.(pr)
Editor : Pratama Karamoy