MANADOPOST.ID- Sektor perkebunan besar swasta di Provinsi Jawa Barat menunjukkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2023, dengan total produksi mencapai 126.911 ton. Data ini diperoleh dari BPS yang mencatat luas areal dan jenis tanaman yang dibudidayakan oleh perusahaan-perusahaan besar di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, total luas lahan yang dimanfaatkan untuk berbagai jenis tanaman perkebunan swasta di Jawa Barat mencapai 48.497,97 hektare.
Dari total itu, lebih dari 7.434 hektare merupakan tanaman muda yang belum menghasilkan, sementara 37.725 hektare telah menghasilkan dan sekitar 3.337 hektare mengalami kerusakan atau gangguan pertumbuhan.
Beberapa komoditas yang mendominasi baik dari sisi luas areal maupun volume produksi adalah karet, kelapa sawit, teh, dan kelapa dalam.
Karet merupakan komoditas dengan luas areal tertinggi, yakni 22.033 hektare dengan hasil produksi mencapai 10.682 ton lateks kering. Sementara itu, kelapa sawit mencatatkan hasil produksi terbesar yakni 36.711,89 ton tandan sawit, dengan total areal mencapai lebih dari 4.186 hektare.
Teh juga menjadi salah satu komoditas unggulan, dengan total areal mencapai 1.887 hektare dan produksi mencapai 24.810,64 ton teh kering. Hal ini menunjukkan tingginya potensi ekspor dan pasar domestik terhadap produk teh Jawa Barat.
Kelapa dalam menjadi komoditas strategis lain dengan total produksi 21.964,61 ton kelapa kopra yang berasal dari 1.950 hektare lahan. Selain itu, tanaman seperti kakao, kopi, cengkeh, pinang, dan nilam juga tercatat walau dalam skala produksi yang lebih kecil.
Editor : Clavel Lukas