Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Meski Belum Deklarasikan Koalisi, Nasdem-PKS Siapkan Kerjasama Pilpres

Tanya Rompas • Kamis, 23 Juni 2022 | 11:59 WIB
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) bersama Presiden PKS Ahmad Syaiku dan para petinggi partai usai melakukan rapat tertutup di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (22/6/22). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) bersama Presiden PKS Ahmad Syaiku dan para petinggi partai usai melakukan rapat tertutup di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (22/6/22). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS
MANADOPOST.ID– Partai Keadilan Sejahtera memenuhi janjinya untuk bertandang ke Partai Nasdem, kemarin (22/6). Pertemuan elit kedua partai itu belum mendeklarasikan koalisi, namun menyepakati tiga poin untuk menuju pesta demokrasi yang dihelat dua tahun lagi. Presiden PKS Ahmad Syaikhu memimpin rombongan PKS ke Nasdem Tower, kemarin. Sejumlah pengurus PKS mendampingi, diantaranya Wakil Ketua Majelis Syuro M Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal Habib Aboe Bakar Alhabsy, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Ketua DPP Bidang Polhukam Almuzammil Yusuf, dan Ketua DPP Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Kurniasih Mufidayati. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyambut kehadiran mereka. Surya didampingi oleh Wakil Ketua Umum Ahmad Ali, Sekjen Johnny G Plate, Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI Robert Rouw, dan Ketua DPP Willy Aditya. Mereka melakukan pertemuan tertutup sekitar 3 jam. Surya mengatakan, ada sejumlah kesamaan antara Partai Nasdem dengan PKS. Keduanya sama-sama menghargai arti keberadaan institusi politik. Selain itu, Partai Nasdem dan PKS juga sama-sama mempunyai pemikiran bahwa permasalahan bangsa yang begitu kompleks, tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu institusi partai politik atau satu kelompok saja. ''Maka, harus diwujudkan dengan merajut kerja sama dengan para pihak,'' tuturnya. Kesamaan ketiga, lanjut dia, kedua partai menempatkan dan menumbuhkan nilai-nilai komitmen ideologi Pancasila di atas kepentingan partai. Dengan chemistry itu, sangat mungkin dilakukan kolaborasi antara kedua partai dalam menghadapi pemilu presiden. Namun, untuk saat ini memang belum ada kesepakatan untuk berkoalisi. ''Baru saling melihat, menjajaki, mencari kesamaan demi kesamaan,'' katanya. Melanjutkan pernyataan Surya, Ahmad Syaikhu menyatakan, pertemuan kedua partai telah menyepakati tiga poin penting. Pertama, membangun kesadaran masyarakat untuk tetap mengangkat harkat martabat sebagai warganegara dalam nilai nilai Pancasila, di atas kepentingan kelompok dan golongan. Kedua, menjadikan Pemilu Serentak 2024 sebagai instrumen demokrasi yang penuh semangat toleransi dan persatuan bangsa. Poin terakhir, menyepakati persiapan kerja sama pilpres 2024 dalam waktu yang ditentukan bersama. ''Dengan banyaknya kesamaan, maka akan banyak titik temu menuju agenda-agenda besar yang tentu perlu dipersiapkan,'' tandasnya. (lum/bay/jawapos) Editor : Tanya Rompas
#pks #NasDem #Pilpres