MANADOPOST.ID - Sumatera Barat selalu menawarkan pesona alam yang tak ada habisnya. Hamparan sawah, tebing, gunung, hingga perbukitan yang memukau, semuanya bisa ditemukan di Tanah Minang.
Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi untuk merasakan keindahan alam Sumatera Barat adalah Lembah Harau. Terletak dekat Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, lembah ini menyajikan pemandangan luar biasa berupa dataran hijau luas yang dikelilingi tebing-tebing tinggi.
Lembah Harau adalah sebuah ngarai atau lembah yang terkenal dengan keindahannya. Untuk mencapai tempat ini harus menempuh perjalanan sejauh 145 km dari pusat Kota Padang atau sekitar 15 km dari Kota Payakumbuh. Memasuki kawasan Lembah Harau, mata akan dimanjakan dengan pemandangan indah berupa hamparan sawah yang diapit oleh tebing-tebing tinggi menjulang dengan ketinggian sekitar 100 hingga 200 meter.
Tidak hanya itu, pesona Lembah Harau semakin menawan dengan adanya air terjun yang menghiasi kawasan ini. Setidaknya ada lima air terjun di Lembah Harau, di antaranya Sarasah Boenta, Sarasah Talang, Aka Barayun, Sarasah Donat, dan Sarasah Murai. Ketinggian masing-masing air terjun berkisar antara 50 hingga 90 meter, siap menghipnotis siapa saja dengan suara gemuruh airnya.
Lembah Harau juga telah menyandang status sebagai kawasan geopark alias taman geologi (taman bumi). Menurut penelitian, Lembah Harau terbentuk karena adanya patahan yang turun dan membentuk lembah yang cukup luas dan datar. Secara geologi, batuan di Lembah Harau sudah berusia sangat tua, yakni sekitar 30 juta hingga 40 juta tahun.
Batuan berusia puluhan juta tahun itu sudah berbentuk sangat halus dan berupa serpihan dengan besar butiran sekitar 1/16 milimeter atau lebih kecil dari pasir. Batuan ini banyak mengandung organic carbon, yaitu batuan yang terbentuk dari sisa-sisa organisme.
Lembah Harau adalah destinasi wisata yang menawarkan segala pesona alam dan tantangan petualangan yang luar biasa. Dari pemandangan sawah yang hijau, tebing-tebing menjulang tinggi, hingga air terjun yang memukau, semuanya bisa dinikmati di Lembah Harau. (*)
Editor : Toar Rotulung