MANADOPOST.ID—Ratusan warga memadati Aula Sentrum Desa Kumelembuai, Minahasa Selatan, Selasa (2/12) untuk menghadiri reses anggota DPRD Sulawesi Utara Billy Lombok SH MAP.
Kehadiran legislator Dapil Minahasa Selatan–Minahasa Tenggara tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Kumelembuai untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan pembangunan yang mereka hadapi sehari-hari.
Warga dari Desa Kumelembuai, Kumelembuai Atas, Kumelembuai Satu, Kumelembuai Dua, Makasili, hingga Malola menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak. Sebagian besar aspirasi yang disuarakan berfokus pada perbaikan infrastruktur, terutama penerangan jalan, peningkatan kualitas jalan utama dan jalan alternatif, hingga pembangunan talud dan drainase.
Infrastruktur menjadi kebutuhan paling krusial karena kondisi jalan yang rusak dan minimnya fasilitas penerangan dinilai memengaruhi aktivitas warga serta keamanan di wilayah tersebut.
Beberapa poin aspirasi yang muncul antara lain penambahan lampu jalan dari Simpangan Kumelembuai Raya ke Desa Malola dan arah Desa Makasili. Selain itu, warga mengusulkan pengerjaan hotmix jalan alternatif di Jalan S. Tumanduk sepanjang 450 meter serta peningkatan kualitas jalan utama dari Simpangan Kumelembuai menuju pemukiman warga sejauh kurang lebih satu kilometer.
Ada pula permintaan pembangunan tanggul penyelamat jalan sepanjang 300 meter dan talud pengaman di area Jaga 200 meter untuk mencegah kerusakan struktur jalan akibat curah hujan tinggi.
Tak hanya infrastruktur, masyarakat dari beberapa desa seperti Kumelembuai Atas, Kumelembuai Satu, Kumelembuai Dua, dan Kumelembuai juga berharap adanya bantuan bedah rumah untuk warga dengan kondisi hunian yang tidak layak.
Mereka menilai program peningkatan kualitas rumah tinggal merupakan kebutuhan mendesak bagi keluarga berpenghasilan rendah yang membutuhkan dukungan pemerintah.
Menanggapi beragam aspirasi tersebut, Billy Lombok menyampaikan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk mengawal setiap usulan masyarakat, terlebih yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan.
Ia menegaskan seluruh aspirasi akan diteruskan kepada pemerintah daerah sebagai pihak yang menjalankan program dan kebijakan pembangunan. “Sebagai wakil rakyat, saya bertanggung jawab untuk memastikan kebutuhan masyarakat tersampaikan dan diperjuangkan,” ujar Billy di hadapan peserta reses.
Selain menyerap aspirasi, Billy juga memberikan penjelasan kepada warga mengenai tugas dan fungsi DPRD. Ia menjelaskan bahwa reses bukan hanya sekadar agenda rutin, melainkan wadah penting untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
“Reses bertujuan mendengarkan langsung keluhan, masukan, dan aspirasi dari konstituen. Ini juga kesempatan bagi kami untuk menyampaikan perkembangan kegiatan legislatif, termasuk pembahasan perda dan isu-isu penting yang sedang dibahas,” jelasnya.(gel)
Editor : Angel Rumeen