MANADOPOST.ID—Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua DPRD Sulut, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), yang juga menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara.
MEP menilai capaian tersebut merupakan prestasi yang menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan. Menurutnya, raihan WTP secara beruntun tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga keberhasilan dalam membangun sistem administrasi keuangan yang lebih tertata dan akuntabel.
“Capaian ini tentu patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik,” ujar MEP dalam keterangannya.
Meski demikian, ia mengingatkan pencapaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah lengah. Menurutnya, aspek yang paling penting setelah opini WTP diraih adalah sejauh mana rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dapat ditindaklanjuti secara konsisten oleh seluruh organisasi perangkat daerah.
Ia menegaskan keberlanjutan opini WTP sangat bergantung pada kedisiplinan pemerintah dalam menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI. Hal ini menjadi kunci agar pengelolaan keuangan daerah tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga benar-benar berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas di lapangan.
“Untuk mempertahankan capaian ini harus diikuti dengan tindak lanjut yang patuh pada rekomendasi BPK RI,” tegasnya.
Lebih lanjut, MEP menekankan peran DPRD Sulut sebagai lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. DPRD, kata dia, akan terus mengawal dan memastikan setiap rekomendasi BPK RI benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan seluruh OPD terkait.
“DPRD sebagai lembaga legislatif akan mengawal dan mengawasi tindak lanjut tersebut,” tambahnya.(gel)
Editor : Angel Rumeen