FPD Dorong Perubahan APBD Berdampak bagi Masyarakat

Angel Rumeen • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 19:17 WIB
Roger Mamesah
Roger Mamesah

 

MANADOPOST.ID—Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2026.

 

Pemandangan fraksi tersebut disampaikan Roger Mamesah dalam rapat paripurna DPRD Sulawesi Utara, Senin (14/9). Disampaikan Mamesah, Fraksi Demokrat memberikan sejumlah catatan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar pelaksanaan perubahan APBD 2026 dapat lebih terarah, selektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

 

FPD meminta pemerintah provinsi lebih fokus pada pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan. Setiap program kerja juga diharapkan disusun melalui perencanaan yang matang serta terus didorong dengan inovasi, sehingga anggaran yang telah dialokasikan dapat terserap secara optimal.

 

Sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian utama yang disampaikan Roger Mamesah. Fraksi Demokrat meminta Pemprov Sulut memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, kompetensi guru, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga penempatan guru sesuai bidang keahlian dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Hal tersebut dinilai penting karena masih terdapat sekolah di sejumlah wilayah Sulawesi Utara yang membutuhkan bantuan dan perhatian pemerintah. Pemerataan fasilitas pendidikan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan pendidikan dapat dirasakan masyarakat secara lebih baik.

 

“Masih banyak didapati sekolah di Sulawesi Utara yang masih membutuhkan bantuan dan perhatian dari pemerintah,” menjadi salah satu penekanan Fraksi Demokrat dalam pemandangan umumnya.

 

Selain pendidikan, kondisi pertanian dan ketahanan pangan juga menjadi sorotan. Fraksi Demokrat mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak musim panas panjang yang terjadi di Sulawesi Utara.

 

Kondisi cuaca tersebut dinilai telah memengaruhi hasil pertanian. Sejumlah tanaman disebut mengalami gagal panen yang kemudian berpotensi mengurangi ketersediaan bahan pangan dan mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok.

 

Fraksi Demokrat berharap pemerintah dapat menjaga harga komoditas pertanian dan perkebunan pada tingkat yang tetap memberikan kesejahteraan bagi petani. Dukungan terhadap sektor pertanian juga diminta dilakukan melalui penyediaan alat-alat pertanian serta pupuk secara berkala.

 

Persoalan harga beras turut menjadi perhatian. Fraksi Demokrat meminta Pemprov Sulut melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan harga bahan pokok tersebut sebagai dampak musim kemarau panjang.

 

Di sisi lain, Roger Mamesah juga menyampaikan kembali persoalan distribusi dan ketersediaan bahan bakar solar di Sulawesi Utara. Fraksi Demokrat menilai persoalan antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar minyak masih perlu mendapat perhatian pemerintah.

 

Pada sektor infrastruktur, Fraksi Demokrat mendorong Pemprov Sulut mengalokasikan anggaran pemeliharaan jalan dan jembatan. Kondisi badan jalan yang berlubang dinilai perlu segera mendapat penanganan untuk mencegah kecelakaan.(gel)

Editor : Angel Rumeen
FPD DPRD Sulut