Program Padat Karya Tunai ini dananya dikelola langsung oleh kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), yang merupakan penerima program P3-TGAI di desa/kelurahan. Sehingga hal ini berdampak langsung dalam pergerakan dan meningkatkan ekonomi masyarakat serta kesejahteraan petani setempat.
Hal ini pun diapresiasi oleh berbagai kalangan masyarakat petani penerima manfaat P3-TGAI.
“Program ini dapat meningkatkan ekonomi dan hasil pertanian karena airnya tertata dengan baik. Kalau awalnya sebelum tertata, air masuk 10 liter ke sawah menjadi tinggal 2 liter karena diserap oleh tanah. Tapi sekarang air masuk sudah lebih banyak. Program ini pun bukan hanya meningkatkan perekonomian tapi pelaksanaan juga diserahkan ke desa. Jadi ini tidak bisa dikontrakan dengan pihak lain jadi masyarakat sendiri yang merasakan perputaran uang di sana,” urai Tommy Lumintang, Ketua Kelompok P3A Desa Poopo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan seraya berharap program tersebut dapat berlanjut.
“Karena program ini sangat menyentuh masyarakat jadi harus berjalan terus. Karena masih banyak area sawah yang belum memiliki saluran irigasi yang memadai, seperti di Desa Poopo dan Poopo Barat Kecamatan Ranoyapo Minsel,” kata Lumintang penerima manfaat dari desa Poopo Minsel.
Ketua P3A Iyus Nurdin dari Desa Purworejo Timur, Kecamatan Modayak Kabupaten Bolaang Mongondow Timur pun berharap agar aspirasi masyarakat yang didorong oleh Anggota Komisi V DPR-RI ini pun, kedepan akan terus berlanjut.
“Harapannya, beliau sebagai perwakilan di DPR RI dapat mengawal program aspirasi masyarakat seperti ini. Karena desa kami memiliki hamparan sawah yang luas, dan kelompok kami masih butuh saluran irigasi sepanjang 600 meter untuk ke titik pusat persawahan,” kata Iyus Nurdin seraya berharap Djenri Keintjem dapat kembali bertarung pada Pemilihan Anggota DPR-RI untuk kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat petani tersebut.
“Kita berharap khususnya Pak Djenri mewakili Bolmong Raya dapat melanjutkan dengan program ini. Jadi masyarakat dan kelompok kita berharap Pak Djenri bisa kembali bertarung di Anggota DPR RI. Bagi kami, beliau tidak beda jauh dengan Pak Herson (Alm), sehingga kami berharap beliau dapat terpilih dan mengawal program aspirasi ini,” harap Iyus Nurdin dari Bolmong.
Program P3-TGAI yang merupakan aspirasi dari Djenri Keintjem pun diapresiasi oleh Sangadi Bigo Selatan Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Ia pun berharap agar program ini dapat terus berlanjut untuk menjangkau sekira 150 hektar areal sawah lainnya di Desa Bigo Selatan yang belum terjangkau dengan saluran irigasi tersier.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini yang langsung mengatasi masalah pembagian air di desa. Di Desa kami ada 300 hektar lahan sawah, harapan kami, program ini bisa memfasilitasi 300 hektar sawah tersebut, karena masih ada luasan 150 hektar yang belum terfasilitasi dan kedepan dapat difasilitasi dalam program ini,” ungkap Sangadi.
Ia pun berharap agar kuota program Padat Karya Tunai di Sulut ke depan bisa bertambah, seperti program jalan usaha pertanian/PISEW, bendungan serta program sarana irigasi/P3TGAI.
“Apa yang didorong sekarang sudah memberikan dampak bagi kami. Jadi menurut saya, beliau perlu didorong kembali sehingga kedepan, dia yang merupakan wakil rakyat, yang menghimpun aspirasi dari konstituen dan bukan hanya ditingkat daerah tapi didorong di tingkat pusat, yaitu berbagai program yang ada di desa, baik jalan usaha pertanian, bendungan dan sarana irigasi,” kata Yusman Hunowu, Sangadi Bigo Selatan.
Sebelumnya dalam kegiatan serah terima Program P3TGAI yang dilaksanakan belum lama ini, Anggota DPR-RI Djendri Keintjem pun mengungkapkan bahwa program PKT tersebut akan terus didorong olehnya agar terus berlanjut dan akan ditingkatkan kuota penerima program di tahun depan.
“Sebenarnya, saluran irigasi yang telah didapat melalui program P3TGAI di tahun ini dan tahun sebelumnya ini belum cukup. Masih banyak yang perlu dijangkau melalui program P3TGAI ini. Makanya di Kementerian, saya mendorong agar program-program pemberdayaan seperti ini bisa ditingkatkan termasuk program P3TGAI ini agar dapat ditambah,” tegas Djek.
Di tempat yang sama, Kepala BWS Sulawesi I, I Komang Sudana dalam kegiatan Serah Terima terima Program P3TGAI menyebutkan bahwa program P3TGAI yang dilaksanakan ini merupakan Program Aspirasi dari Anggota DPR-RI Djenri Keintjem, sehingga diharapkan Pemerintah Desa/Kelurahan dan masyarakat Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dapat memelihara infrastruktur yang dibangun dengan baik.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa program ini merupakan aspirasi dari Bapak Anggota DPR-RI Djenri Keintjem. Dan kita sudah berupaya sebaik mungkin untuk melaksanakan dengan baik. Untuk itu harapannnya kegiatan yang dilaksanakan di lapangan itu kedepan tidak ada kerusakan hingga mencapai umur tertentu. Untuk itu diharapkan infrastruktur ini dapat dipelihara dan dijaga dengan baik,” harap I Komang Sudana. (des)