Kejurprov Voli U-19 Sukses Digelar, Jadi Pembuktian Sangihe Sebagai Tuan Rumah 

Alfian Tumuahi • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB
Bupati Michael Thungari menyerahkan medali kepada pemenang Kejurprov Voli U-19 putra.
Bupati Michael Thungari menyerahkan medali kepada pemenang Kejurprov Voli U-19 putra.

MANADOPOST.ID – Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali membuktikan kapasitasnya sebagai tuan rumah event olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U-19 Piala Bergilir Gubernur Sulut 2026 yang mempertemukan 26 tim resmi berakhir di GOR Membara, Manente, Tahuna, Sabtu (29/8/26).

Bukan sekadar menghasilkan juara, pelaksanaan kejuaraan tersebut menjadi momentum bagi Sangihe untuk menunjukkan bahwa daerah kepulauan juga mampu menjadi lokasi penyelenggaraan kompetisi olahraga dengan atmosfer dan kualitas pertandingan yang kompetitif.

Kejuaraan ini diikuti 14 tim putra dan 12 tim putri. Penutupan dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, yang membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.


Dalam sambutannya, Thungari mengapresiasi seluruh atlet yang telah menjaga semangat, disiplin dan sportivitas sepanjang kompetisi.


Menurutnya, kompetisi kelompok usia U-19 memiliki arti penting bagi masa depan olahraga Sulawesi Utara karena menjadi ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.


“Kalian adalah potensi dan harapan bagi kemajuan bola voli di Sulawesi Utara,” ujar Thungari.

Kesuksesan penyelenggaraan Kejurprov Voli U-19 turut menempatkan GOR Membara sebagai salah satu fasilitas olahraga yang berpotensi menjadi venue berbagai kompetisi bergengsi di Sulawesi Utara.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe pun menyatakan terbuka terhadap penyelenggaraan event olahraga lainnya. Pemerintah daerah ingin memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk menarik lebih banyak kompetisi ke wilayah kepulauan tersebut.


“Dengan tempat olahraga yang representatif, kita dapat terus menyelenggarakan event-event olahraga berkualitas dan berkelas profesional,” tegas Thungari.


Langkah tersebut mulai terlihat dengan rencana Sangihe menjadi tuan rumah Kejuaraan Taekwondo Sulawesi Utara Open Tournament melalui Piala Bupati Sangihe.


Agenda tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa penyelenggaraan event olahraga di Sangihe tidak berhenti pada cabang bola voli.

Dari arena pertandingan, Spansa Manado berhasil keluar sebagai juara pertama kategori putri. Malika Tomohon menempati posisi kedua, sementara Apalus berada di peringkat ketiga.


Pada kategori putra, JB Electric PLN Manado tampil sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Ekyo Minahasa Utara dan Kingdom Watu Dambok berada di peringkat ketiga.


Para juara menerima medali dan uang pembinaan dengan total hadiah utama mencapai jutaan rupiah.


Ketua Panitia Ferdinand Mangumbahang mengatakan seluruh rangkaian kejuaraan berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak.


Namun, ia berharap keberhasilan menjadi tuan rumah tidak berhenti pada aspek penyelenggaraan. Kehadiran klub-klub dari berbagai daerah di Sulut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet muda Sangihe untuk meningkatkan kemampuan.


“Ini harus menjadi pemacu bagi atlet-atlet muda Sangihe agar lebih giat berlatih dan mampu melahirkan prestasi,” pungkas Ferdinand.

Dengan berakhirnya Kejurprov Voli U-19, Sangihe kini memiliki dua pekerjaan sekaligus, mempertahankan kualitas penyelenggaraan event dan memastikan geliat kompetisi tersebut ikut melahirkan atlet-atlet lokal yang mampu berbicara di level Sulawesi Utara.

Editor : Alfian Tumuahi
Ferdinand Mangumbahang Kejurprov Voli U-19 Tendris Bulahari Michael Thungari