Syalom,
Semangat untuk menjalani hidup yang berpusat pada Allah itu mencerminkan pengakuan Daud dalam Mazmur 63. Daud mengakui kerinduannya akan Sang Pencipta dengan berdoa:
“Sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai. Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku” (ay. 8-9).
Allah sungguh menjadi segala-galanya bagi Daud.
Ketika Yesus menjadi alasan kita hidup sekaligus segala-galanya bagi kita, hidup kita dapat menjadi seperti mercusuar yang mengarahkan orang lain kepada relasi dengan Allah yang mendatangkan keselamatan kekal.
Amin.