Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HH-RM Resmikan Pusdalops, Bitung Tangguh Bencana

F
Penulis: Franky Sumaraw❯

Wali Kota Bitung Hengky Honandar meresmikan Pusdalops, pusat kendali informasi kebencanaan.(Dok Istimewa)
Wali Kota Bitung Hengky Honandar meresmikan Pusdalops, pusat kendali informasi kebencanaan.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat melalui peresmian Gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung. 


Advertisement

Prosesi peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka (HH-RM), Kamis (27/11/2025). 

Gedung Pusdalops yang terletak di kompleks kantor BPBD Bitung ini menjadi pusat kendali informasi kebencanaan, tempat pengumpulan data serta ruang komando ketika terjadi kondisi darurat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa keberadaan fasilitas ini bukan sekadar pengadaan gedung, melainkan sebuah investasi keselamatan untuk jangka panjang.

Advertisement

Menurutnya, Bitung sebagai wilayah pesisir dengan padat aktivitas masyarakat memiliki risiko bencana hidrometeorologi, cuaca ekstrem, hingga potensi gempabumi dan longsor yang perlu diantisipasi dengan kesiapan teknis dan struktur respon yang kuat.

“Gedung Pusdalops ini adalah wujud nyata keseriusan pemerintah dalam meningkatkan efektivitas penanganan bencana.

Ketika informasi cepat tersedia, koordinasi baik, dan sumber daya manusia siap, maka respons yang diberikan akan jauh lebih cepat dan menyelamatkan banyak jiwa,” ujarnya.

Advertisement

Hengky Honandar juga menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia BPBD menjadi prioritas.

Gedung baru harus berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan teknis petugas, penguatan sistem komunikasi, hingga integrasi informasi real-time. 

Selain peningkatan infrastruktur, Wali Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat termasuk kelurahan, relawan, komunitas hingga sekolah agar terlibat aktif membangun budaya sadar bencana.

Menurutnya, mitigasi terbaik dimulai dari masyarakat yang paham risiko, tahu jalur evakuasi, dan mampu merespons awal secara mandiri sembari menunggu bantuan datang.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta doa bersama sebagai bentuk syukur atas hadirnya fasilitas baru tersebut.

Dengan peresmian Pusdalops BPBD Bitung, pemerintah berharap kemampuan komando, monitoring, mitigasi, dan evakuasi darurat semakin kuat, menjadikan Bitung sebagai kota tangguh bencana, aman, dan siap menghadapi situasi apapun.(fys)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dana Bencana Jangan Jadi Celah Korupsi, Darurat Bukan Bebas Hukum

Dana Bencana Jangan Jadi Celah Korupsi, Darurat Bukan Bebas Hukum

Pemda diingatkan kajati pengelolaan dana kedaruratan bencana dilakukan secara cepat untuk menyelamatkan masyarakat, namun tetap transparan

Banjir dan Longsor Terjang Sangihe, Belasan Rumah Rusak Berat, Plh Kapolres AKBP Edwin Humokor Pastikan Gerak Cepat Penanganan Bantuan

Banjir dan Longsor Terjang Sangihe, Belasan Rumah Rusak Berat, Plh Kapolres AKBP Edwin Humokor Pastikan Gerak Cepat Penanganan Bantuan

Berdasarkan laporan Plh Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Edwin Johanis Humokor SH MH, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kepulauan Marore dan Kecamatan Tamako. Di Kampung Marore, Kecamatan Kepulauan Marore, banjir deng

Prestasi Kelurahan Girian Weru II Diuji Tim Kemendagri, Bitung Berpeluang Harumkan Nama Sulut

Prestasi Kelurahan Girian Weru II Diuji Tim Kemendagri, Bitung Berpeluang Harumkan Nama Sulut

Kelurahan Girian Weru II, Kecamatan Girian, Kota Bitung, berhasil menembus tiga besar nasional dalam ajang Penjaringan Desa dan Kelurahan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer