
MANADOPOST.ID– Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap potret serius dunia pendidikan dan ketenagakerjaan di Sulawesi Utara.
Dari data BPS yang terakhir diperbarui pada 24 Februari 2026, Sulut tercatat sebagai provinsi dengan persentase tertinggi usia muda 15–24 tahun yang tidak sedang bersekolah, bekerja, maupun mengikuti pelatihan (Not in Employment, Education, or Training/NEET) di Indonesia.
Data yang diperoleh Manado Post menunjukkan persentase NEET di Sulut mencapai 29,52 persen, tertinggi secara nasional.
Posisi berikutnya ditempati Maluku dengan persentase 28,49 persen.
Tingginya angka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa hampir tiga dari sepuluh anak muda di Sulut berada di luar sistem pendidikan, dunia kerja, maupun pelatihan keterampilan.
Kondisi ini berpotensi berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia, produktivitas daerah hingga bonus demografi di masa mendatang apabila tidak segera ditangani.
Sayangnya, persoalan yang cukup serius ini belum mendapatkantanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut Dr Femmy J Suluh MSi.
Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui nomor ponsel 0812 4301 xxx pada beberapa kesempatan belum memperoleh respons.
Hal serupa juga terjadi saat Manado Post menghubungisejumlah kepala dinas pendidikan kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




